fbpx
Home » Artikel » Mengenal Pengertian, Tata Cara, dan Bacaan Niat Zakat Fitrah yang Penting untuk Diketahui

Mengenal Pengertian, Tata Cara, dan Bacaan Niat Zakat Fitrah yang Penting untuk Diketahui

by | Mar 23, 2024 | Artikel, Dalil, Zakat | 0 comments

ZAKAT merupakan rukun islam yang keempat. Zakat  selalu berkaitan dengan harta. Makna istilah zakat sendiri menurut bahasa artinya menyucikan. Zakat dibagi menjadi dua jenis yaitu, zakat fitrah dan zakat mal. Pada kesempatan kali ini kita akan mengulas lengkap tentang zakat fitrah, yang merupakan kewajiban seorang muslim di setiap bulan Ramadhan. Sesuai dengan hadist Rasulullah SAW, yaitu :

فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكَاةَ الْفِطْرِ طُهْرَةً لِلصَّائِمِ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ، وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِينِ، فَمَنْ أَدَّاهَا قَبْلَ الصَّلَاةِ فَهِيَ زَكَاةٌ مَقْبُولَةٌ، وَمَنْ أَدَّاهَا بَعْدَ الصَّلَاةِ فَهِيَ صَدَقَةٌ مِنَ الصَّدَقَاتِ

Dari Ibnu Abbas RA, ia berkata, Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah untuk membersihkan orang yang berpuasa dari perkataan sia-sia dan perkataan kotor, dan sebagai makanan bagi orang-orang miskin. Barang siapa yang menunaikannya sebelum shalat (Idul Fitri), berarti ini merupakan zakat yang diterima, dan barang siapa yang menunaikannya setelah shalat (idul fitri) berati hal itu merupakan sedekah biasa”. (HR. Abu Daud, Ibnu Majah, dan Daru Quthni)

Apa Itu Zakat Fitrah?

Merupakan zakat yang diwajibkan pada setiap umat islam baik laki-laki dan perempuan yang dilakukan pada saat bulan Ramadhan sebelum melaksanakan shalat  Idul Fitri.

Zakat jenis ini merupakan zakat kesucian, menunaikan zakat ini berarti kembali menyucikan harta, karena di dalam setiap harta terdapat hak bagi orang lain. Sehingga tidak ada alasan satu pun bagi seorang muslim untuk meninggalkan kewajiban berzakat. Zakat jenis ini juga dimaknai sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama yang kurang mampu, agar dapat sama-sama merasakan kebahagian di hari raya Idul Fitri.

Penggalangan Zakat Fitrah Online PYI

Hukum

Zakat fitrah hukumnya wajib bagi semua umat muslim yang hidup pada saat bulan Ramadhan. Baik itu besar, anak kecil, laki-laki, perempuan, lansia, budak ataupun merdeka, termasuk bayi baru lahir. Jadi, jika terdapat seorang ibu yang baru saja melahirkan bayi hidup di bulan Ramadhan, maka si bayi sudah berhak mengeluarkan zakat.

Selain itu, yang berhak mengeluarkan zakat fitrah adalah mereka yang mempunyai kelebihan rezeki atau makanan satu hari satu untuk malam sebanyak satu sha’ sampai  hari raya Idul Fitri.

خُذۡ مِنۡ أَمۡوَٰلِهِمۡ صَدَقَةٗ تُطَهِّرُهُمۡ وَتُزَكِّيهِم بِهَا وَصَلِّ عَلَيۡهِمۡۖ إِنَّ صَلَوٰتَكَ سَكَنٞ لَّهُمۡۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. (Qs.At-Taubah:103)

Apa Yang Boleh Dipakai Untuk Menunaikan Zakat Fitrah?

Beberapa hadis menyebutkan bahwa zakat fitri yang dikeluarkan oleh Rasulullah SAW berupa gandum. Namun karena di Indonesia sendiri gandum bukan barang yang mudah ditemui. Oleh karena itu, para ulama berijtihad bahwa yang boleh digunakan untuk berzakat adalah semua jenis makanan pokok.

Bahan makanan pokok yang dimaksud adalah semua yang bersifat mengenyangkan, banyak ditanam orang dan tahan lama. Di Indonesia, makanan pokoknya adalah beras, jadi karena itulah banyak yang menggunakan beras untuk berzakat.  Setiap jiwa berkewajiban mengeluarkan zakat fitrah sebesar satu sha’ atau setara dengan 2,5 kg/jiwa.

Shaikh Yusuf Qardawi memperbolehkan zakat fitri ditunaikan dengan uang tunai yang nilai tukarnya setara 1 sha’ gandum, kurma atau beras. Besar uang yang digunakan untuk berzakat disesuaikan dengan harga beras yang dikonsumsi pada saat itu.

Untuk wilayah Jabodetabek, sesuai SK ketua BAZNAS No. 27 Tahun 2020,  nilai zakat fitrah dan fidyah ditetapkan sebesar Rp. 40.000/ jiwa.

Waktu Zakat Fitrah

Ada beberapa ketetapan waktu membayar zakat bagi umat islam yaitu :

1. Waktu ta’jil

Membayar zakat di waktu ta’jil yaitu awal bulan Ramadhan tiba hingga sebelum berbuka puasa di hari terakhir Ramadhan. Hukum membayar zakat pada waktu ta’jil adalah diperbolehkan.

2. Waktu wajib

Waktu yang wajib membayar zakat adalah setelah matahari terbenam (ba’da maghrib) hingga sebelum shalat subuh di akhir bulan Ramadhan.

3. Waktu afdal/ terbaik

Waktu yang paling baik menunaikan zakat fitri adalah setelah selesai shalat subuh sampai tiba waktu pelaksanaan shalat Idul Fitri. Dalam hal ini, shalat Idul Fitri yang dijadikan parameter adalah waktu pelaksanaan di tempat tinggal masing-masing orang.

Syarat Muzakki

Muzakki adalah sebutan untuk orang yang berkewajiban mengeluarkan zakat. Adapun syarat muzakki adalah :

  1. Beragama islam, termasuk seorang mualaf yang masuk islam setelah matahari terbenam di akhir bulan Ramdhan.
  2. Mengalami kehidupan di bulan Ramadhan. Seperti yang diulas sebelumnya, bahwa bayi baru lahir sebelum matahari terbenam di hari terakhir bulan Ramadhan wajib berzakat. Demikian pula seseorang yang meninggal di saat sebelum matahari terbenam di hari terakhir bulan Ramadhan masih tetap wajib menunaikan zakat.
  3. Mampu bayar zakat, dalam artian masih mempunyai rezeki untuk mencukupi kebutuhan keluarga ketika hari raya nanti.

Penggalangan Zakat Fitrah Online PYI

Rukun

Berikut rukun dari zakat fitrah, antara lain:

1.Niat

2. Ada muzakki ( orang yang berzakat fitrah)

3. Ada mustahik (orang yang menerima zakat fitrah)

4. Ada harta yang dipergunakan untuk berzakat

Biasanya petugas yang menyalurkan zakat (amil) disunnahkan untuk menambahkan beberapa doa yang  baik agar mendapatkan keberkahan illahi.

Cara Mengeluarkan Zakat Fitrah

Zakat ini dapat disalurkan melalui lembaga amil zakat yang terpercaya, salah satunya adalah Panti Yatim Indonesia (PYI). Yang membedakan zakat jenis ini dengan lainnya adalah dikeluarkan sebelum shalat Idul Fitri.

Hikmah Mengeluarkan Zakat Fitrah

  1. Allah akan memberi umur yang panjang sehingga dapat bertahan dengan nikmat-Nya
  2. Merupakan sebagai tanda syukur atas segala rezeki yang telah diberi oleh Allah
  3. Merupakan salah satu sarana untuk membersihkan diri dari perilaku sia-sia yang pernah dilakukan.

Niat Zakat Fitrah

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الفِطْرِ عَنْ نَفْسِي فَرْضًا لله تَعَالى

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an nafsi fardhan lillahi ta’ala.

Artinya : “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri fardhu karena Allah Taala.”

Niat Zakat Fitrah untuk Seluruh Anggota Keluarga

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa an jami’i ma yalzimuniy nafaqatuhum syar’an fardhan lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku fardhu karena Allah Taala.”

Niat Zakat Fitrah untuk Istri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an zaujati fardhan lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku fardhu karena Allah Taala.”

Bayar Zakat Fitrah Online Sesuai Syariah Melalui LAZNAS PYI Yatim dan Zakat

Hidup di era digital sudah seyogyanya kita patut bersyukur. Semua menjadi lebih praktis dan mudah untuk dilakukan, apalagi jika pintar memilah mana yang haq dan batil.  Untuk memudahkan dalam menunaikan zakat, saat ini banyak lembaga amil zakat nasional yang melayani penyaluran zakat secara online. Salah satunya adalah Panti Yatim Indonesia.

PYI Yatim dan Zakat adalah lembaga amil zakat nasional yang berdiri sejak tahun 1998. Berdasar dari buku panduan Zakat Praktis terdapat dua hal yang menjadi syarat sahnya sebuah zakat, yaitu niat dan tamlik. Apabila kedua hal tersebut sudah terpenuhi maka zakat dapat diterima dengan sah.

PYI merupakan lembaga amil zakat yang sudah terpercaya di Negara Indonesia. Kamu bisa mengunjungi situs resminya di pantiyatim.or.id. Di website resmi PYI Yatim dan Zakat juga terdapat kalkulator yang dapat membantumu menghitung besar harta yang harus dibayarkan.

Yuuk kunjungi website Pantiyatim.or.id, dan tunaikan zakat untuk menyucikan diri di hari nan Fitri. Klik Disini Untuk Donasi.

Penggalangan Zakat Fitrah Online PYI

Semoga informasi ini dapat membantu, ya!.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »
Open chat
Assalamualaikum
ada yang bisa dibantu?