(022)-5401-334 mail@pantiyatim.or.id
Home » Artikel » Keutamaan-Keutamaan Al Qur’an, Dalam Aspek Kehidupan

Keutamaan-Keutamaan Al Qur’an, Dalam Aspek Kehidupan

by | Apr 13, 2021 | Artikel, Dalil, Motivasi | 0 comments

Al Qur’an adalah kitab suci umat Islam, berupa kalam Allah SWT yang menjadi petunjuk dan pedoman hidup manusia. Seluruh umat muslim tentunya harus pandai membaca Al-Quran dan memahami maknanya agar hidupnya sesuai dengan petunjuk yang diberikan Allah SWT.

Al-Quran adalah salah satu mukjizat terbesar yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Al-Quran diturunkan menggunakan bahasa arab. Sampai saat ini keaslian Al-Quran tetap terjaga dan terus dibukukan dengan menggunakan bahasa arab.

Selain dari sisi pengertian Al-Qur’an juga memiliki beragam keutamaa yang menegaskan kemuliaannya disbanding berbagai kitab suci lainnya. Berikut diantara keutamaan yang dimaksud:

  1. Al-Qur’an disebut sebagai Dzikir yang dijamin otensitas dan kemudahan dalam menghafalkannya.

إِنَّا نَحۡنُ نَزَّلۡنَا ٱلذِّكۡرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ  ٩

Artinya: “Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an, dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya”(Qs Al-Hijr :9)

وَلَقَدۡ يَسَّرۡنَا ٱلۡقُرۡءَانَ لِلذِّكۡرِ فَهَلۡ مِن مُّدَّكِرٖ  ١٧

“Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk Diingat (Dihafal), maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?” (Qs.Al-Qamar : 17)

Adapun kitab lainnya disebut sebagai dzikir namun tidak dijamin penjagaan dan kemudahan menghafalnya.

  1. Isi al-Quran difirmankan secara akurat dan jelas, diterangkan dalam Bahasa arab terpilih.

كِتَٰبٞ فُصِّلَتۡ ءَايَٰتُهُۥ قُرۡءَانًا عَرَبِيّٗا لِّقَوۡمٖ يَعۡلَمُونَ  ٣

“Kitab yang ayat-ayatnya dijelaskan, bacaan dalam bahasa Arab, untuk kaum yang mengetahui”,(Qs. Fussilat: 3).

  1. Mendengar bacaanya dapat menggetarkan dan menguatkan iman.

إِنَّمَا ٱلۡمُؤۡمِنُونَ ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ ٱللَّهُ وَجِلَتۡ قُلُوبُهُمۡ وَإِذَا تُلِيَتۡ عَلَيۡهِمۡ ءَايَٰتُهُۥ زَادَتۡهُمۡ إِيمَٰنٗا وَعَلَىٰ رَبِّهِمۡ يَتَوَكَّلُونَ  ٢

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetar hatinya, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, bertambah (kuat) imannya dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal”,(Qs. Al-Anfal : 2)

  1. Para jin bahkan teramat takjub dan mengakui peran serta petunjuk al-Quran.

قُلۡ أُوحِيَ إِلَيَّ أَنَّهُ ٱسۡتَمَعَ نَفَرٞ مِّنَ ٱلۡجِنِّ فَقَالُوٓاْ إِنَّا سَمِعۡنَا قُرۡءَانًا عَجَبٗا  ١ يَهۡدِيٓ إِلَى ٱلرُّشۡدِ فََٔامَنَّا بِهِۦۖ وَلَن نُّشۡرِكَ بِرَبِّنَآ أَحَدٗا  ٢

“Katakanlah (Muhammad), “Telah diwahyukan kepadaku bahwa sekumpulan jin telah mendengarkan (bacaan),” lalu mereka berkata, “Kami telah mendengarkan bacaan yang menakjubkan (Al-Qur’an),

(yang) memberi petunjuk kepada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan sesuatu pun dengan Tuhan kami”, (Qs. Al Jinn : 1-2)

  1. Ada keberkahan dalam tadabbur setiap ayatnya.

كِتَٰبٌ أَنزَلۡنَٰهُ إِلَيۡكَ مُبَٰرَكٞ لِّيَدَّبَّرُوٓاْ ءَايَٰتِهِۦ وَلِيَتَذَكَّرَ أُوْلُواْ ٱلۡأَلۡبَٰبِ  ٢٩

“Kitab (Al-Qur’an) yang Kami turunkan kepadamu penuh berkah agar mereka menghayati ayat-ayatnya dan agar orang-orang yang berakal sehat mendapat pelajaran”. (Qs. Sad : 29)

  1. Turun dibulan mulia, pada malam termulia

إِنَّآ أَنزَلۡنَٰهُ فِي لَيۡلَةٖ مُّبَٰرَكَةٍۚ إِنَّا كُنَّا مُنذِرِينَ  ٣

“sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi. ) Sungguh, Kamilah yang memberi peringatan”. (Qs. Ad Dukhan : 3)

  1. Malam turunnya bernilai pahala lebih dari 1000 bulan,

لَيۡلَةُ ٱلۡقَدۡرِ لَيۡلَةُ ٱلۡقَدۡرِ خَيۡرٞ مِّنۡ  ٣

“Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan”. (Qs. Al Qadr : 3)

  1. Dimuliakan di Lauh Mahfuzh

وَإِنَّهُۥ فِيٓ أُمِّ ٱلۡكِتَٰبِ لَدَيۡنَا لَعَلِيٌّ حَكِيمٌ  ٤

“Dan sesungguhnya Al-Qur’an itu dalam Ummul Kitab (Lauh Mahfuzh) di sisi Kami, benar-benar (bernilai) tinggi dan penuh hikmah”. (Qs. Az Zukhruf : 4)

  1. Tidak disentuh kecuali oleh yang suci

لَّا يَمَسُّهُۥٓ إِلَّا ٱلۡمُطَهَّرُونَ  ٧٩

“tidak ada yang menyentuhnya selain hamba-hamba yang disucikan”. (Qs. Al Waqi’ah :79)

  1. Menghadirkan pilihan untuk mengikutinya

إِنَّآ أَنزَلۡنَا عَلَيۡكَ ٱلۡكِتَٰبَ لِلنَّاسِ بِٱلۡحَقِّۖ فَمَنِ ٱهۡتَدَىٰ فَلِنَفۡسِهِۦۖ وَمَن ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيۡهَاۖ وَمَآ أَنتَ عَلَيۡهِم بِوَكِيلٍ  ٤١

“Sungguh, Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al-Qur’an) dengan membawa kebenaran untuk manusia; barangsiapa mendapat petunjuk maka (petunjuk itu) untuk dirinya sendiri, dan siapa sesat maka sesungguhnya kesesatan itu untuk dirinya sendiri, dan engkau bukanlah orang yang bertanggung jawab terhadap mereka”.(Qs. Az Zumar : 41)

Semua keutamaan tersebut jelas mengesankan bahwa alquran amatlah istimewa. Isinya bukanlah bacaan biasa melainkan petunjuk dengan berbagai fungsi kehidupan hingga akhir zaman. Dari alfatihah hingga annas, mencakup seluruh aspek kehidupan manusia. Setiap ayatnya akan mengantar manusia pada puncak ketenangan dan kesenangan tertinggi.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Open chat
Assalamualaikum
ada yang bisa dibantu?