fbpx
Home » Berita » Laznas PYI Kolaborasi dengan KUA dan Puskesmas Kutawaringin dalam Program Cegah Stunting

Laznas PYI Kolaborasi dengan KUA dan Puskesmas Kutawaringin dalam Program Cegah Stunting

by | Nov 29, 2023 | Berita, Program Kerja, Sosial, Stunting, wakaf, Zakat | 0 comments

PANTIYATIM.OR.ID, BANDUNG– Pada hari Selasa (28/11), Laznas PYI Yatim dan Zakat bersinergi dengan Kantor Urusan Agama (KUA) dan Puskesmas Kecamatan Kutawaringin dalam Program Cegah Stunting di 1.000 Desa. Kegiatan ini berlangsung di Kampung Badaraksa Rt 01-03 Rw 15, Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung.

Acara dihadiri oleh Dadang Ruhiyat (Ketua KUA Kecamatan Kutawaringin), Dewi (Perwakilan Puskesmas Kutawaringin), Tedi (SPV Pemberdayaan PYI), pemerintah setempat, dan 55 penerima manfaat program stunting. Dimulai dengan pembacaan ayat suci Alquran, diharapkan mendapatkan ridho dan berkah dari Allah Swt.

Simbolis Bantuan Program Cegah Stunting oleh Puskesmas Kutawaringin (Ibu Dewi)

Simbolis Bantuan Program Cegah Stunting oleh Puskesmas Kutawaringin (Ibu Dewi)

Dalam sambutannya, Dadang Ruhiyat menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Laz PYI, Puskesmas, dan KUA. Sebelumnya, PYI juga telah berkolaborasi dengan memberikan bantuan kepada Usaha Kecil Menengah (UKM) di beberapa desa di Kecamatan Kutawaringin.

“Tujuan KUA dalam kolaborasi ini adalah meningkatkan layanan zakat dan wakaf di Kecamatan Kutawaringin serta meningkatkan koordinasi, singkronisasi, dan kolaborasi program dengan Baznas, Badan Wakaf Indonesia (BWI), dan Laz PYI” jelasnya.

Dalam penjelasannya, Dewi dari Puskesmas Kutawaringin menjelaskan bahwa stunting adalah pertumbuhan yang terhambat akibat kekurangan gizi kronis.

Pencegahan stunting, lanjutnya, tidak hanya dimulai setelah kelahiran anak tetapi juga sebelum menikah dengan memperbaiki asupan gizi bagi pasangan yang akan menikah.

“Jauh lebih penting lagi, pencegahan stunting juga dapat dilakukan ketika masa kehamilan atau 1.000 hari pertama kehidupan. Dimulainya itu 270 hari selama kehamilan, 730 hari saat bayi dilahirkan sampai kemudian usianya 2 tahun” ungkapnya.

Tampak Bahagia di Wajah Penerima Manfaat Cegah Stunting

Tampak Bahagia di Wajah Penerima Manfaat Cegah Stunting

Disisi lain, Nida salah satu penerima manfaat program Cegah Stunting 1.000 Desa, menyampaikan terima kasih kepada PYI dan para donatur atas acara “Indonesia Bebas Stunting.” Ia berharap acara ini membawa pemahaman lebih dalam tentang dampak dan bahaya stunting serta cara mencegahnya.

BACA JUGA:

Laznas PYI dan Alfamart Resmikan Program “Indonesia Bebas Stunting” di 1.000 Desa

Tedi, SPV Pemberdayaan PYI, menyampaikan kebahagiaannya atas keberhasilan kegiatan cegah stunting di Kampung Badaraksa, Kecamatan Kutawaringin.

 

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat dan semoga stunting dapat teratasi di Indonesia,” ungkapnya.

Kegiatan diakhiri dengan penyaluran bantuan program Cegah Stunting kepada 55 penerima manfaat di wilayah tersebut. Bantuan tersebut terdiri dari berbagai jenis makanan seperti susu formula, susu kental manis, kue kering, susu kotak, sarden, telur, dan rendang Qurban.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »
Open chat
Assalamualaikum
ada yang bisa dibantu?