fbpx
Home » Berita » Melalui Program KTH Madu Yatim, Laznas PYI Turut Meriahkan Festival Ekowisata Cimahi

Melalui Program KTH Madu Yatim, Laznas PYI Turut Meriahkan Festival Ekowisata Cimahi

by | Mar 12, 2024 | Berita, Kegiatan dan Program, Program Kerja | 0 comments

PANTIYATIM.OR.ID, CIMAHI– Dalam rangka mendukung pemerintah Kota Cimahi untuk mengembangkan potensi wisata daerah, Laznas PYI Yatim dan Zakat melalui Program KTH Madu Yatim turut meriahkan Festival Eko Wisata Cimahi di Kampung Terobosan, Kelurahan Cipageran Kota Cimahi pada Sabtu (09/03/2024).

Dalam Festival tersebut Panti Yatim Indonesia (PYI) memasarkan berbagai produk yang merupakan bagian dari Program Ekonominya seperti Madu Yatim (Madu Lebah Trigona), Rendang kemasan, Kopi Cekas, serta Rangginang.

KTH Madu Yatim sendiri merupakan salah satu program ekonomi produktif berupa wakaf Lebah Trigona serta vegetasinya yang berkontribusi berkelanjutan untuk alam. Program ini dilaksanakan Jalan Pesantren Raya Cibabat Nomor 155, Cimahi Utara.

“Madu Yatim ini merupakan terobosan baru dari PYI sekaligus membuktikan bahwa mengelola Lebah Trigona di tengah kota itu bias menghasilkan manfaat bagi masyarakat. Mudah-mudahan dengan menghadiri Event ini dan mengenalkan program kami, lebih banyak masyarakat yang teredukasi dan mencoba untuk mengelola Madu Trigona di lingkungannya” ujar Asep Rohmana selaku Peternak lebah (Apiaris).

Kunjungan Ibu Walikota Cimahi di Stand Booth KTH Madu Yatim

Kunjungan Ibu Walikota Cimahi di Stand Booth KTH Madu Yatim

Disisi lain Penjabat (PJ) Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi sambutannya mengatakan Ecowisata Cimahi Campernik (EWIC) dibangun untuk menjadi Kawasan wisata Pendidikan, seperti berkebun, berternak, dan sebagainya.

“Banyak kearifan lokal yang perlu kita jaga. Tidak hanya dari sisi kuliner saja, tetapi juga dari seni dan budaya,” tutur Dicky.

Dicky Saromi menyebutkan bahwa sebagai kota terkecil, Cimahi ternyata masih memiliki segudang potensi yang bisa dikembangkan dan dikenal. “Selama ini kita bukan tidak punya (potensi) tetapi karena tersembunyi saja, tinggal kita gali,” tuturnya.

Dicky berharap kegiatan festival ini memberikan ruang bagi masyarakat menengah kecil untuk berkreasi dan menjajakan produknya. Dalam mengembangkan tempat wisata, pihaknya akan terus melakukan pembangunan karena potensi sektor jasa pariwisata di Cimahi sangat besar. “Kami tidak hanya fokus pada wisata alam, tapi juga akan terus mengembangkan wisata buatan,” jelasnya lagi.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »
Open chat
Assalamualaikum
ada yang bisa dibantu?