fbpx

Qurban anda sampai dipelosok negri, Pandemi COVID-19 telah membawa dampak besar bagi kehidupan masyarakat Indonesia, Terutama dalam tatanan sosial, kesehatan dan ekonomi. Kini LAZ Panti Yatim Indonesia (PYI) menyalurkan hewan qurban kesalahsatu wilayah yang terkena dampak Covid-19 ini yang berlokasi di Desa Sungai Limau Sebatik Tengah Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, pada Jumat (31/07).

Desa Sungai Limau ini merupakan salah satu kampung Zakat binaan BAZNAS yang berada di daerah perbatasan antara Indonesia dan Malaysia. Kerena itu LAZ Panti Yatim Indonesia menyalurkan hewan qurban yang diamanahkan dari para pequrban (Shohibul Qurban) untuk disalurkan ke wilayah yang lebih membutuhkan.

Total ada empat hewan qurban yang disembelih untuk nantinya dibagikan kepada warga kampung Zakat, Desa Sungai Limau itu. Menurut warga desa setempat, harga hewan qurban terbilang cukup mahal, dan langka keberadaannya. Sehingga warga mengaku amat bersyukur sekali bisa merasakan lezatnya daging hewan qurban tahun ini, berkat program penyaluran hewan qurban dari LAZ PYI Yatim dan Zakat.

Mustholah Hamid selaku Ketua Panitia pelaksanaan qurban tahun ini mengatakan, “Mengingat bahwa ditengah wabah pandemi saat ini. Perekonomian masyarakat menengah kebawah dirasa sangat sulit sehingga dengan pendistribusian daging qurban ini insyaAllah bisa membantu para warga. Untuk memenuhi kebutuhan pangannya serta dapat merasakan kebahagiaan idul adha tahun ini”.

Disisi lain Hj. Suraida selaku tokoh agama diwilayah tersebut mengatakan, “Kami bersyukur dan berterimakasih kepada para pequrban (Shohibul Qurban) serta LAZ PYI Yatim dan Zakat yang telah menyalurkan hewan qurban ini. Dan saya berharap dengan adanya penyaluran hewan qurban ini dapat memberikan kebahagiaan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Bahwa amanah anda kami tunaikan dengan sebaik mungkin serta kami ucapkan terimakasih kepada seluruh Shohibul qurban yang telah mengamanahkan qurbannya kepada LAZ PYI Yatim dan Zakat. Saya berharap semoga setiap helai bulu dan tetesan darah hewan qurban para shohibul qurban menjadi saksi kebaikan yang berlimpah pahala dan mendapat balasan terbaik dari Allah SWT. Serta semoga wabah Covid-19 ini segera berlalu dan dapat melakukan aktifitas seperti semula”. Tutur Mustholah di akhir wawancaranya.

Dibuat Oleh : Public Relation PYI (Markom)

Narasumber : 1. Mustholah Hamid (Ketua Pelaksana Qurban 1441 H)

2. Hj.Suraida (Tokoh Agama Desa Limau Sebatik Tengah Nunukan)

Open chat
Assalamualaikum
ada yang bisa dibantu?