(022)-5401-334 mail@pantiyatim.or.id

Rentang Kisah Ashabul Qaryah Part 1

by | Jan 18, 2021 | Artikel, Cerpen | 0 comments

Ashabul qaryah — Ayat-ayat Alquran itu berisi tentang perintah ibadah, larangan berbuat maksiat, kisah-kisah umat terdahulu, kisah para Nabi, serta janji dan ancaman Allah swt. Nah,..Bahkan, sepertiga kandungan Alquran berisi tentang peristiwa-peristiwa yang dialami orang-orang terdahulu, alias Cerita. Kenapa? Karena Allah ingin memberikan gambaran nyata kepada kita semua. Supaya kita bisa mengambil hikmah dibalik semua peristiwa yang dilalui oleh orang-orang zaman dahulu, baik yang terpuji ataupun yang tercela.

Kita patut harus ragu dengan legenda-legenda zaman dahulu, tapi tidak boleh ragu dengan kisah-kisah masa lampau yang bersumber dari Alquran. Sebab, kisah-kisah zaman dahulu yang tercatat di dalam alquran adalah sebaik-baik kisah. Didalamnya mengandung nilai sastra yang tinggi, makna yang sempurna, dan syarat akan hikmah.

Salah satu kisah yang dapat dijadikan pelajaran bagi manusia zaman sekarang adalah kisah Ashabul Qaryah yang merupakan penduduk sebuah negri dan dipimpin oleh Raja Antikhis, penguasa Antakiah. Saat itu raja memerintahkan para pengawal dan tentaranya untuk mengeluarkan tiga tahanan dari dalam selnya untuk dihukum mati di hadapan khalayak ramai.

Raja Antikhis adalah seorang penguasa yang dzalim dan kafir kepada Allah Ta’ala. Bahkan, Dia mengaku dirinya sebagai tuhan selain Allah dan memerintahkan rakyatnya untuk menyembah dirinya. Karena takut, rakyatnya pun melakukan apa yang di perintahkannya, raja selalu menyebar mata-mata di tengah masyarakat. Bila mereka tau ada orang yangberiman, mereka pun membawanyake hadapan raja kemudian memenjarakan dan membunuhnya. Hingga tidak ada lagi orang yang beriman di negri itu baik. Selain tiga orang laki-laki.

Tiga Orang Beriman Terakhir Di Negri Itu

Raja mengetahui keberadaan mereka, maka ia mengirim tentara dan pengawal untuk menangkap ketiga orang itu kemudian memasukannya ke dalam penjara. Setelah itu, mereka membunuh ketiganya di hadapan penduduk Antakiah. Dengan begitu, orang-orang semakin takut kepada sang Raja hingga di seluruh negri tidak ada seorang pun yang beriman.

Orang-orang berkerumun untuk melihat pamandangan yang menakutkan itu. Penduduk Antakiah berkumpul di hadapan istana Raja menunggu pelaksanaan hukuman mati terhadap ketiga orang laki-laki yang merupakan orang mukmin terakhir di negri itu. Raja memerintahkan untuk membunuh mukmin yang pertama, maka para tentaranya melaksanakan perintahnya.

Mereka kemudian membawa laki-laki mukmin yang kedua dan membunuhnya pula. Hanya saja, ketika mereka membawa laki-laki mukmin yang ketiga, tiba-tiba laki-laki itu dapat melepaskan ikatannya, kemudian lari di tengah kerumunan orang yang berkumpul dihadapan istana raja. Saat itu, manusia yang kumpul sangat banyak sehingga berdesak-desakan satu sama lain. Dan, Allah menyelamatkannya dari kematian.

Laki-laki itu berhasil melarikan diri jauh dari istana raja dan para tentaranya melalui kerumunan rakyat yang padat dan berdesak-desakan.

Nahhhh,…siapakah laki-laki yang selamat dari hukuman mati tersebu?….

Dilanjut di Part brikutnya yahh….. 🙂

Source : Kisah Teladan Dalam AlQuran

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Open chat
Assalamualaikum
ada yang bisa dibantu?