fbpx

PYI YATIM dan ZAKAT, BANDUNGLembaga Amil Zakat (LAZ) Panti Yatim Indonesia menggelar webinar bertepatan Tahun Baru Hijriyah 1 Muharram, Kamis (20/8). Webinar kali ini membahas keutamaan bulan Muharram dengan tema Hijrah Menuju Kehidupan dan Awal yang Lebih Baik bersama Ustaz Ucu Najmudin.

Ustaz Ucu memaparkan keutamaan Bulan Muharram sebagai bulan pertama dalam kalender Tahun Hijriah. Seperti yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW, di bulan Muharram salah satu ibadah yang bernilai pahala besar adalah membelai anak-anak yatim yang diartikan sebagai menyantuni anak yatim.

“Maka membelai anak yatim di bulan Muharram itu luar biasa. Satu helai rambut seperti ukuran bersedakah satu qirath. Satu qirath itu hitungannya Gunung Uhud. Itu pahalanya ada yang menyatakan seperti itu,” kata Ustaz Ucu dalam webinar yang disampaikan secara daring tersebut.

Menurutnya, sedekah kepada anak yatim memang tidak hanya dianjurkan pada bulan Muharram saja tetapi bulan Muharram disebut sebagai Lebarannya anak yatim. Hal ini berdasar pada riwayat Rasulullah SAW yang menyantuni anak yatim dan keluarga lainnya pada 10 Muharram.
Ucu menyampaikan menyantuni anak yatim menjadi amalan yang berdampak sangat besar sehingga ganjarannya pun luar biasa. Sedekah yang diberikan pada anak yang telah kehilangan orangtuanya ini bisa membantu mengubah hidupnya menjadi lebih baik. Karenanya bisa juga disebutkan sebagai amal jariyah yang tidak terputus.

“Dengan membantu anak (yatim) bertahan hidup padahal orangtuanya sudah tidak ada seperti satu anak yatim kalau enggak diurus akan seperti apa nantinya (masa depan), tapi kalau kita bantu sampai dia tumbuh berapa surga yang akan kita dapatkan,” tuturnya.

Ia menambahkan kalaupun tidak mampu menyantuni dengan materi, maka umat Muslim dapat bersedekah kepada anak yatim dengan doa. Berdoa untuk anak yatim agar memiliki kehidupan yang baik dan menjadi anak soleh juga mendapatkan pahala dari Allah SWT.

“Ada hadits dari Imam Tabrani yang menyebutkan sedekah di bulan Muharram 70 kali lipat dari bulan-bulan lainnya. Momen ini yang harus dimanfaatkan oleh kita,” ujarnya.

Ia pun mengajak umat Muslim memanfaatkan momen Tahun Baru Hijriyah untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Momentum berhijrah di awal tahun baru ini diniatkan dengan tujuan menjadi lebih baik dan mengharapkan ridha Allah SWT dengan memperbanyak amalan beribadah.

Open chat
Assalamualaikum
ada yang bisa dibantu?